Kabar buruknya: sebagian besar masalah website jurnal baru ketahuan setelah ada yang menegur. Reviewer yang bertanya kenapa linknya dialihkan ke situs judi, atau penulis yang komplain artikelnya tidak muncul di Google Scholar. Kabar baiknya: hampir semua masalah itu punya gejala awal yang bisa Anda cek sendiri dalam sepuluh menit, tanpa keahlian teknis apa pun.
Berikut lima tanda yang paling sering kami temui.
1. Hasil pencarian Google tercemar judul asing
Ketik site:domainjurnal.ac.id di Google, ganti dengan domain jurnal Anda. Kalau di antara hasil pencarian muncul judul-judul slot, judi online, atau obat, website Anda sudah disusupi. Ini serangan paling umum pada OJS di Indonesia, dan sering tidak terlihat saat website dibuka biasa, karena kontennya hanya disajikan ke mesin pencari.
2. Website dialihkan saat dibuka dari HP
Buka jurnal Anda dari HP dengan koneksi seluler, bukan WiFi kantor. Beberapa jenis injeksi hanya aktif untuk pengunjung mobile, supaya pengelola yang membuka dari komputer kantor tidak pernah curiga.
3. Artikel baru tidak muncul di Google Scholar
Cari beberapa artikel terbitan terakhir Anda di Google Scholar. Kalau artikel yang sudah tayang berminggu-minggu tidak juga terindeks, ada kemungkinan metadata jurnal Anda tidak terbaca, entah karena konfigurasi, karena template yang diubah, atau karena bekas peretasan yang belum bersih.
4. Ada user atau file yang tidak Anda kenal
Login ke dashboard OJS dan periksa daftar user dengan peran manager atau admin. Akun asing dengan email acak adalah pintu belakang yang sengaja ditinggalkan. Begitu juga file berekstensi aneh di folder instalasi, kalau Anda punya akses ke hosting.
5. Email notifikasi diam-diam berhenti
Kapan terakhir kali Anda menerima notifikasi submission masuk? Email jurnal yang mati membuat naskah baru menumpuk tanpa ada yang tahu, dan penulis menganggap jurnal Anda tidak aktif. Ini gejala yang paling sering diabaikan karena tidak terlihat di website.
Kenapa ini penting sekarang, bukan nanti

Kalau satu saja dari lima tanda itu Anda temukan, jangan tunggu tanda berikutnya. Kirimkan alamat jurnal Anda lewat tombol WhatsApp di situs ini, dan kami cek kondisinya secara singkat tanpa biaya. Dari hasil pengecekan itu Anda bisa memutuskan sendiri langkah selanjutnya, dengan gambaran yang jelas, bukan dengan rasa panik.